Jakarta (22/03) – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina memunculkan rencana pemerintah yang akan membentuk BUMN Ultra Mikro yang masih belom semua pihak menerima upaya ini.

Rencana Holding Ultra Mikro yang menggabungkan tiga perusahaan BUMN yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan tujuan yang baik, tapi pada proses dan implementasi pelaksanaanya mesti mampu mengakomodir semua pihak termasuk serikat pekerja.

“Saya membaca dan menerima laporan terkait pelaporan, holding BUMN Ultra Mikro ini mendapat persetujuan di beberapa pihak tapi secara bersamaan mendapat pertentangan dari pihak lain, seperti Serikat Pekerja Pegadaian. Pihak BUMN mesti dapat meyakinkan bahwa Pemesanan yang dilakukan untuk memperbaiki perekonomian yang sangat kecil sehingga ada pemerataan yang sangat merata pada tingkat perekonomian masyarakat ”, urai Nevi.

Politisi PKS ini secara pribadi sangat mendukung terbentuknya BUMN Ultra Mikro ini karena kedepannya diharapkan dapat menjangkau sebanyak-banyaknya dalam area yang sangat luas masyarakat Indonesia pada kebutuhan masalah modal yang hingga kini masih terhalang regulasi yang menjadikan para pengusaha ultra mikro tidak bankable.

Situasi yang tidak menguntungkan bagi para pengusaha skala kecil tidak dapat mengajukan pinjaman kepada Bank, Menurut Nevi, kedepannya diharapkan dapat menemukan solusi yang benar-benar meyakinkan.

“Selama ini, terungkap para penyedia pinjaman yang ujungnya mencekik nasabah dimana sering disebut Rentenir Muncul karena ada situasi dimana masalah pengelolaan modal yang tidak terpenuhi ini,”.

“Pembentukan BUMN Ultra Mikro ini menjadi Holding yang dapat memaksimalkan proses pengembangan UMKM, karena ketiga perusahaan BUMN anggotanya bisa saling mengisi dan menguatkan sesuai lini bisnis masing – masing. Tidak ada yang dikecewakan baik di Internal Perusahaan, maupun masyarakat yang selama ini menjadi nasabah persuhaan-perusahaan plat merah ini ”, imbuh Nevi.

Legislator Asal Sumatera Barat II ini Meminta Pemerintah dalam Kementerian BUMN agar mampu merealisasikan visinya terhadap Holding BUMN Ultra Mikro ini. Hilirisasi, kandungan lokal, pembangunan ekonomi daerah dan kemandirian keuangan Mesti dapat implementasi pada masyarakat usahawan yang paling kecil sekalipun. Pemerataan jangkauan seluruh Wilayah Indonesia, Pembentukan Hlding ini harus dapat meningkatkan total aset BUMN secara signifikan.

“Kami di Fraksi PKS DPR RI meminta pemerintah agar terus teliti dan dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dikemudian hari terkait Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro ini. Karena Tiga BUMN yang akan di gabung ini memiliki core Bisnis yang sangat Berbeda. Segala keputusan yang diambil suatu tindakan akan berdampak kepada negara. Jika mengambil keputusan bisnis yang salah dan perusahaan yang berhasil maka dikategorikan dalam kerugian negara ”, tutup Nevi Zuairina.

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *