Jakarta (27/08) — Anggota Komisi VIII Fraksi PKS DPR RI, Surahman Hidayat, memandang masih banyak persoalan yang ‘melilit’ terkait penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI.

Menurut Surahman, akibatnya berdampak dengan banyaknya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang seharusnya mendapat bantuan, namun belum terbantu hingga hari ini.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena dalam kondisi masyarakat tidak bisa melakukan aktifitas ekonomi akibat banyaknya pembatasan diberlakukan, ditambah dengan tidak bisa dicairkannya bantuan yang dijanjikan Pemerintah,” tutur Ketua Dewan Syariah Pusat PKS ini.

Legislator PKS ini menyayangkan kasus paket bantuan yang tidak bisa disalurkan karena kendala adiministrasi, seperti belum tersalurkannya paket bantuan kepada 2.517 KPM di Sragen Jawa Tengah dan sebanyak 1.868 rekening penerima bantuan terblokir.

“Kemensos melakukan evaluasi mendalam, apa penyebabnya juga segera mencarikan solusinya. Jangan sampai berulang Kembali. Dan jika ada unsur kesengajaan, maka segera tindak tegas pelakunya,” pungkasnya.

Anggota Dapil Jawa Barat X ini geram ketika mendengar ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak layak konsumsi. Sebanyak 25 keluarga di Sukarejo, Kecamatan Perak Jombang menerima bantuan berupa daging ayam yang sudah busuk dan tidak layak konsumsi.

Surahman mendesak Kemensos untuk segera menyelesaikan semua persoalan yang melilit penyaluran bansos.

“Kemensos wajib memastikan profesionalisme kerja semua jajarannya serta memastikan bantuan yang diterima oleh masyarakat sesuai dan layak untuk dikonsumsi,” tukasnya.

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.