img

Hidayatullah | Medan ~ Dan hari-hari itu, kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) demikian penggalan Qur’an Surah Ali Imran ayat 140, menyentakkan kalbu , terlebih – lebih situasi dan kondisi saat ini yang sering menyesakkan dada kita.

“Maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdaya kamu”

Sesungguhnya merugilah orang-orang yang menyibukkan diri di dunia dengan kesenangan sesaat, dunia telah memperdaya, mereka adalah orang-orang yang bersenang-senang dengan syahwatnya tanpa persiapan menuju akhirat.
Demikian tausyiah H. Hidayatullah dihadapan jamaah Masjid Thoriq Al – Jannah Kompek Johor Mas, jln Karya Kasih Medan johor, Ahad 21 Shafar 1444 H atau 18 September 2022 M.

Salah satu indikator mengukur iman, jika malas beribadah hati-hatilah lah tanda berkurangnya iman, dan iman itu sendiri sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Populer hadist Rasulullah Saw menyebutkan bahwa seorang bayi itu lahir dalam keadaan fitrah maka orang tuanyalah yang menjadikan dia menjadi Nasrani, Yahudi atau Majusi.
Sebaliknya tanda-tanda iman sedang tinggi dapat dilihat bahwa sipelaku semangat dalam beribadah dan dahsyatnya hilangnya ke khawatiran dan takutnya kepada selain Allah.

Untuk menjaga iman dan taqwa Allah turunkan Al Qur’an yang Allah jaga keaslian dan kemuliaan Islam, namun ada saja pihak-pihak yang melakukan penghinaan terhadap syariat Islam.

Salah satu survey yang menggambarkan kualitas muslim Indonesia dari sisi ibadahnya dibagi dari beberapa kategori:

Pertama, Muslim yang selalu sholat berjamaah di masjid sekitar 2 persen.

Kedua, Taat sholat tapi tidak selalu berjamaah (kadang-kadang) sebanyak 7 persen.
Kategori ketiga, Kadang-kadang sholat kadang tidak porsentasenya mencapai 30 persen.
Keempat, ini yang persentasenya besar yaitu yang tidak sholat. Namun Allah akan tetap menjaga kemuliaan Islam dan kaum muslimin yang istiqomah,”ujar Hidayatullah.

Hadir dalam kajian subuh bersama Jamaah lainnya, Ketua BKM H. Sumarno, Sekretaris Andi Purnawarman, dan Eko Sumanto selaku bendahara.

Sebagai muslim kita berkewajiban dan berikhtiar menyadarkan saudara-saudara muslim untuk melaksanakan syariatnya, tentunya kita akan bersama-sama di barisan pembela-pembela Islam,” pungkas Hidayatullah.

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.